Tenang! Ujian Yang Kamu Rasakan Sekarang, Sama Polanya Dengan Masa Lampau

Faarsyam.my.id - Kali ini saya masuk ke ruang opini, tempat di mana saya menuangkan pemikiran bebas yang terlintas dalam benak saya. Selama ingatan masih ada dan keinginan untuk berbagi belum hilang, saya langsung tuangkan segala gagasan ini ke dalam tulisan agar tidak lenyap begitu saja dari pikiran.

‎Sudah begitu banyak kisah sejarah yang saya dengar, saya baca, maupun saya saksikan lewat berbagai tayangan yang mengungkap bagaimana peristiwa masa lalu berlangsung. Mulai dari catatan peradaban kuno, riwayat para pendahulu, hingga kisah manusia yang hidup ribuan tahun silam. Segala hal itu bisa kita ketahui dan kita pelajari salah satunya berkat petunjuk serta penjelasan yang tercantum di dalam kitab suci, yang menjadi sumber utama pengetahuan sekaligus pedoman hidup yang nyata.



‎Dari beragam kisah sejarah tersebut, ada satu benang merah yang tampak jelas meski terkadang samar tersembunyi, namun memiliki pola yang sama persis di setiap zamannya. Pola itu terus berulang dari masa ke masa. Segalanya selalu diawali dengan masa sulit yang penuh perjuangan, di mana manusia berjuang keras sekadar untuk bertahan hidup dan mencari jalan keluar dari kesempitan. Setelah melewati segala rintangan dan penderitaan panjang, akhirnya mereka mendapatkan kemudahan, kesejahteraan, dan akses penuh menuju masa kejayaan. Saat berada di puncak kejayaan itu, kehidupan terasa begitu makmur, kekayaan melimpah ruah, dan kekuasaan tergenggam dengan sangat kuat di tangan mereka. Namun di tengah kebahagiaan dan kemewahan yang melimpah itu, selalu hadir peringatan. Peringatan itu datang lewat teguran alam, pesan para pemimpin yang bijaksana, maupun isyarat langsung dari Sang Pencipta agar mereka tetap berada di jalan yang benar, tidak lupa diri, dan tidak bertindak sewenang wenang terhadap sesama makhluk. Sayangnya, hampir selalu ada pihak yang mengacuhkan peringatan tersebut. Mereka merasa sudah terlalu kuat, terlalu makmur, dan merasa tidak lagi membutuhkan petunjuk maupun batasan. Akibatnya, perlahan namun pasti kehancuran mulai merayap masuk, dan segala kebesaran yang pernah dibangun dengan susah payah pun akhirnya lenyap ditelan waktu. Yang tersisa hanyalah kenangan dan sisa sisa jejak peradaban yang kini hanya menjadi bahan pelajaran sejarah.

‎Pola berulang ini terus ada dan nyata terjadi di setiap zaman, tidak terkecuali di zaman kita sekarang ini. Kita kini hidup di masa yang oleh para ulama dan ahli sejarah disebut sebagai masa peralihan. Tepatnya berada di penghujung fase keempat dan mulai melangkah masuk menuju fase kelima dalam perjalanan panjang sejarah umat Islam. Ini adalah masa transisi yang sangat krusial, di mana perubahan besar sedang berjalan di depan mata, dan segala sesuatu terasa bergerak dengan kecepatan yang sulit dibayangkan.

‎Kondisi yang terjadi di sekitar kita saat ini pun sangat mengkhawatirkan. Apa yang kita saksikan dan rasakan bukan lagi sekadar kegaduhan biasa, perselisihan ringan, atau pertengkaran sehari hari yang biasa terjadi. Segala ketidakadilan, penindasan, penderitaan, hingga hilangnya nyawa orang orang yang tidak bersalah yang terjadi di berbagai penjuru dunia, semuanya sudah masuk ke dalam kategori yang jauh lebih serius. Ini bukan lagi perselisihan, melainkan pembantaian yang nyata. Penderitaan yang dialami banyak pihak, ketidakadilan yang merajalela, serta hilangnya rasa kemanusiaan dari hati sebagian manusia adalah tanda tanda yang sangat jelas.

‎Kondisi ini persis mirip dengan apa yang tercatat dalam sejarah tadi. Ketika suatu kekuasaan atau peradaban sudah berada di puncak kejayaannya, kekejaman perlahan mulai mencengkeram setiap orang yang ada dalam jangkauannya. Hati hati menjadi keras, rasa iba hilang, dan kekuasaan disalahgunakan sewenang wenang. Hingga pada akhirnya, waktu sendiri yang akan memberi kabar dan bukti nyata. Bahwa setelah masa puncak dan kekejaman itu berlangsung lama, kejatuhan besar pasti akan datang menyusul. Tidak ada kekuasaan yang abadi di dunia ini, dan sejarah selalu membuktikan bahwa kebesaran yang dibangun di atas ketidakadilan pasti akan runtuh pada waktunya. Semoga kita semua diberikan kesadaran dan kekuatan untuk tetap bertahan, terus berbuat kebaikan, dan kembali ke jalan yang benar sebelum segalanya terlambat.

šŸ“Œ BACA JUGA
Loading...
DONASI VIA SOCIABUZZ Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi Anda membantu Admin untuk lebih giat lagi dalam membagikan tulisan yang terbaik. Terima kasih.
Postingan Lebih Baru Postingan Lebih Baru Postingan Lama Postingan Lama

Postingan lainnya

Komentar

Posting Komentar
DATA PENGUNJUNG WEBSITE
LIVE COUNTER